Senin, 23 April 2012

Bakrie Incar Rp 9 Triliun dari 2 Investor Strategis

PT Bakrie Brothers Tbk (BNBR) mengincar dana segar US$ 1 miliar atau
setara Rp 9 triliun melalui kerjasama dengan 2 investor strategis skala
global. Rencana tersebut sudah masuk tahap finalisasi.

Menurut salah satu eksekutif di bursa saham, duit yang didapat dari
investor strategis itu akan digunakan untuk melunasi utang kepada Credit
Suisse senilai US$ 437 juta.

"Bakrie Brothers sedang finalisasi kerjasama dengan 2 investor strategis
global. Kelihatannya akan rampung pekan ini atau pekan depan," katanya,
Selasa (23/04/2012).

Sisa dana yang diperoleh dari dua investor strategis itu akan digunakan
usaha Grup Bakrie itu untuk pengembangan usaha anak-anak usahanya,
seperti PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG),
PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) dan PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL).

"Info yang saya terima, ada beberapa investor strategis yang mengincar
investasi di ELTY, ENRG dan BTEL," jelasnya.

Investor tersebut berasal dari Asia, Eropa dan Timur Tengah. Kepastian
akan kerjasama tersebut masih menunggu finalisasi due diligence.

Sebelumnya beredar kabar BNBR sedang dalam kondisi gagal bayar alias
default atas utang sebesar US$ 437 juta ke Credit Suisse. Namun, jika
kabar investor baru ini ternyata benar maka rumor yang dihembuskan
Financial Times tidak benar.

Selain itu, Direktur Utama BNBR, Bobby Gafur Umar sudah membantah kabar
tersebut. Credit Suisse selaku fasilitator pinjaman hanya meminta
tambahan agunan saham atau top up karena situasi pasar yang kurang baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar