Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta harus bekerja ekstra membersihkan
saluran air di bahu jalan. Sampah menumpuk yang menghambat aliran air
diangkut agar tidak terjadi genangan air ke lajur jalan raya.
Berdasarkan
foto-foto yang dikirimkan Dinas PU ke detikcom, tampak petugas tampak
membersihkan saluran air penghubung di Jalan Al Kamal, Kedoya, Kebon
Jeruk, Pademangan, Kembangan, Kalijati Pondok Labu, Utan Kayu Selatan,
saluran air di Cawang dan Kramat Jati.
Kepala Dinas PU, Ery
Basworo mengatakan pembersihan saluran air rutin dilakukan. Namun khusus
di Pademangan Timur, Ery mengaku mendapat instruksi langsung dari
gubernur baru Joko Widodo saat melakukan inspeksi mendadak, Selasa
(16/10) lalu.
"Kita kerja terus menerus. Kebetulan Pak Gubernur
memberi instruksi di suatu tempat (Pademangan Timur), jadi kita arahkan
di tempat tersebut. Sementara di tempat-tempat lain jalan terus," kata
Ery kepada detikcom, Sabtu (20/10/2012).
Untuk memastikan
pengerjaan pembersihan dilakukan, Ery mengaku rutin menerima laporan
dari sejumlah grup di layanan BlackBerry Messenger yang sengaja dibuat
untuk koordinasi pekerjaan. "Untuk melaporkan kemajuan pengerjaan
seperti pemeliharaan jalan, pemeliharaan SDA, sudin-sudin tata air,"
terangnya
info tanah air
Sabtu, 20 Oktober 2012
Minggu Pagi, Jakarta Disambut Tawuran di Berbagai Titik
Menjelang Minggu pagi, beberapa titik di ibukota dipenuhi tawuran antar
warga. Pantauan detikcom pada twitter TMC Polda Metro Jaya,
@TMCPoldaMetro, lima tawuran warga terjadi dari 00.00 WIB hingga pukul
04.42 WIB.
Tawuran antar pemuda di kawasan Kota Tua pecah dini hari tadi. Tawuran ini terjadi pukul 00.36 WIB. Kemudian, tawuran antar pemuda di Jl Gatot Subroto, wilayah Tegal Parang, Mampang Prapatan yang terjadi pukul 01.22 WIB.
Tawuran antar pemuda juga terjadi di dekat Mal Gandaria City, Jl KH Syafi'i Hazam. Tawuran dimulai pukul 01.50 WIB. Selanjutnya, tawuran terjadi di depan Mal Citra, Klender, Jakarta Timur. Tawuran yang terjadi pukul 04.41 WIB pagi ini dilakukan anak-anak remaja.
Terakhir, pukul 04.42 WIB juga terjadi tawuran remaja tanggung terjadi di dekat Bintaro Plaza. Pihak Kepolisian setempat telah menangani tawuran ini dan menghimbau agar masyarakat untuk berhati-hati melintasi wilayah-wilayah tersebut.
Tawuran antar pemuda di kawasan Kota Tua pecah dini hari tadi. Tawuran ini terjadi pukul 00.36 WIB. Kemudian, tawuran antar pemuda di Jl Gatot Subroto, wilayah Tegal Parang, Mampang Prapatan yang terjadi pukul 01.22 WIB.
Tawuran antar pemuda juga terjadi di dekat Mal Gandaria City, Jl KH Syafi'i Hazam. Tawuran dimulai pukul 01.50 WIB. Selanjutnya, tawuran terjadi di depan Mal Citra, Klender, Jakarta Timur. Tawuran yang terjadi pukul 04.41 WIB pagi ini dilakukan anak-anak remaja.
Terakhir, pukul 04.42 WIB juga terjadi tawuran remaja tanggung terjadi di dekat Bintaro Plaza. Pihak Kepolisian setempat telah menangani tawuran ini dan menghimbau agar masyarakat untuk berhati-hati melintasi wilayah-wilayah tersebut.
Kamis, 11 Oktober 2012
RIM: Indonesia Tak Perlu Server dan Pabrik BlackBerry
CEO Research in Motion (RIM) Thorsten Heins beserta jajaran petingginya
tengah berkunjung ke Indonesia. Misinya cuma memperkenalkan platform BB
10, tak ada agenda untuk membicarakan pembangunan server data center dan
pabrik BlackBerry.
"Server tak begitu dibutuhkan. Kami punya jaringan global, tak perlu untuk menempatkan server di sini. Yang perlu kami pastikan, layanan tetap berjalan baik dalam hal kualitas dan kapasitas," kata Hastings Singh, Managing Director RIM South Asia, di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis (11/10/2012).
Pun begitu dengan pabrik handset BlackBerry, RIM menegaskan tak punya rencana untuk membangunnya di Indonesia meskipun negara ini diakuinya sebagai salah satu aset penting bagi kelangsungan bisnis perusahaan asal Kanada tersebut.
"Indonesia very close to the top in terms of importancy. Jika dilihat dari jumlah subscriber, pertumbuhannya pesat. Namun kami tak punya rencana untuk bangun pabrik di sini," kata Frank Boulben, Chief Marketing Officer RIM.
Dipaparkan oleh Hasting, pihaknya lebih memilih Malaysia sebagai basis pembuatan handset BlackBerry untuk pasar Asia karena sejumlah pertimbangan.
"Kami bisa mengerti kekecewaan kalian kenapa kami memilih Malaysia untuk basis produksi. Ini sensitif, tapi ini keputusan global untuk memilih tempat manufakturing. Kami hanya ingin memastikan ketersediaan tetap terjaga," katanya.
Hasting juga menegaskan, sebagai produsen handset dan penyedia jaringan layanan end-to-end, RIM tak serta merta harus membangun pabriknya sendiri.
"Apple dan produsen handset lainnya juga tidak bangun pabrik sendiri. Kami dan mereka juga bekerja sama dengan pihak ketiga. Fokus kami hanya ingin memastikan bisa mengantarkan produk terbaik. Investasi kami banyak dilakukan untuk inovasi saja," pungkasnya.
"Server tak begitu dibutuhkan. Kami punya jaringan global, tak perlu untuk menempatkan server di sini. Yang perlu kami pastikan, layanan tetap berjalan baik dalam hal kualitas dan kapasitas," kata Hastings Singh, Managing Director RIM South Asia, di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis (11/10/2012).
Pun begitu dengan pabrik handset BlackBerry, RIM menegaskan tak punya rencana untuk membangunnya di Indonesia meskipun negara ini diakuinya sebagai salah satu aset penting bagi kelangsungan bisnis perusahaan asal Kanada tersebut.
"Indonesia very close to the top in terms of importancy. Jika dilihat dari jumlah subscriber, pertumbuhannya pesat. Namun kami tak punya rencana untuk bangun pabrik di sini," kata Frank Boulben, Chief Marketing Officer RIM.
Dipaparkan oleh Hasting, pihaknya lebih memilih Malaysia sebagai basis pembuatan handset BlackBerry untuk pasar Asia karena sejumlah pertimbangan.
"Kami bisa mengerti kekecewaan kalian kenapa kami memilih Malaysia untuk basis produksi. Ini sensitif, tapi ini keputusan global untuk memilih tempat manufakturing. Kami hanya ingin memastikan ketersediaan tetap terjaga," katanya.
Hasting juga menegaskan, sebagai produsen handset dan penyedia jaringan layanan end-to-end, RIM tak serta merta harus membangun pabriknya sendiri.
"Apple dan produsen handset lainnya juga tidak bangun pabrik sendiri. Kami dan mereka juga bekerja sama dengan pihak ketiga. Fokus kami hanya ingin memastikan bisa mengantarkan produk terbaik. Investasi kami banyak dilakukan untuk inovasi saja," pungkasnya.
Yulia Rachman Minta Demian Tak Takut Hadiri Sidang Cerai
Kasus gugatan cerai Yulia Rachman sampai saat ini masih bergulir di
Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Salah satu penyebab berlarut-larutnya
sidang karena Demian sebagai tergugat tak pernah menghadiri sidang.
Oleh karenanya, Yulia berharap Demian bisa datang ke persidangan agar proses perceraian bisa lebih cepat selesai. Ia meminta agar Demian tak takut mengikuti sidang.
"Ayolah datang, nggak usah takut nggak akan diapa-apain kok," sindir Yulia saat ditemui usai sidang di PA Jaksel, Kamis (11/10/2012).
Yulia merasa terganggu dengan lamanya proses perceraiannya. Apalagi saat ini anaknya, Kiandra sudah mengetahui perceraian kedua orangtuanya.
"Kasian sama Kiandra yang tadinya nggak tahu masalah ini jadi tahu," sesalnya.
Oleh karenanya, Yulia berharap Demian bisa datang ke persidangan agar proses perceraian bisa lebih cepat selesai. Ia meminta agar Demian tak takut mengikuti sidang.
"Ayolah datang, nggak usah takut nggak akan diapa-apain kok," sindir Yulia saat ditemui usai sidang di PA Jaksel, Kamis (11/10/2012).
Yulia merasa terganggu dengan lamanya proses perceraiannya. Apalagi saat ini anaknya, Kiandra sudah mengetahui perceraian kedua orangtuanya.
"Kasian sama Kiandra yang tadinya nggak tahu masalah ini jadi tahu," sesalnya.
Wakapolri: Polri Ingin Usut Tuntas Kasus Novel karena Tanggung Jawab
Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna menjelaskan alasan pihak kepolisian
untuk tetap memproses dugaan penganiayaan yang dilakukan Novel Baswedan.
Salah satu alasannya rasa tanggung jawab kepolisian karena ada korban
yang ditembak, walau terjadi pada 2004 lalu.
"Kepolsiian ingin mengusut tuntas karena itu menjadi tanggung jawab," kata Nanan usai diskusi tentang Komisi Kejaksaan di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, Kamis (11/10/2012).
Nanan menuturkan, apa yang disampaikan Presiden SBY soal penyidikan kasus Novel sebatas pada agar pengusutannya tidak mengganggu kasus korlantas. Novel memang penyidik yang mengungkap dugaan korupsi di Korlantas.
"Ya kita lihat lagi, tapi masalahnya ada yang ditembak dan meninggal. Dan ada peluru yang bersarang di kaki," terang Nanan.
Lebih lanjut, Nanan menjelaskan, untuk pengusutan kasus ini juga sudah bergerak tim penyelidik dari lembaga lain. "Kemarin ada dari Kompolnas dan Kontras," jelasnya.
Pada Jumat (5/10) malam sejumlah penyidik Polda Bengkulu dan Polda Metro Jaya mendatangi KPK. Mereka hendak menangkap Novel atas dugaan penganiayaan pada pencuri sarang burung walet sekitar tahun 2004. Novel saat itu menjadi Kasat Reskrim di salah satu Polres di Bengkulu.
"Kepolsiian ingin mengusut tuntas karena itu menjadi tanggung jawab," kata Nanan usai diskusi tentang Komisi Kejaksaan di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, Kamis (11/10/2012).
Nanan menuturkan, apa yang disampaikan Presiden SBY soal penyidikan kasus Novel sebatas pada agar pengusutannya tidak mengganggu kasus korlantas. Novel memang penyidik yang mengungkap dugaan korupsi di Korlantas.
"Ya kita lihat lagi, tapi masalahnya ada yang ditembak dan meninggal. Dan ada peluru yang bersarang di kaki," terang Nanan.
Lebih lanjut, Nanan menjelaskan, untuk pengusutan kasus ini juga sudah bergerak tim penyelidik dari lembaga lain. "Kemarin ada dari Kompolnas dan Kontras," jelasnya.
Pada Jumat (5/10) malam sejumlah penyidik Polda Bengkulu dan Polda Metro Jaya mendatangi KPK. Mereka hendak menangkap Novel atas dugaan penganiayaan pada pencuri sarang burung walet sekitar tahun 2004. Novel saat itu menjadi Kasat Reskrim di salah satu Polres di Bengkulu.
Sakit Hati, Alasan Syahrini Putus dengan Bubu
Kisah asmara Syahrini dan Raja Mohamad Syazni alias Bubu akhirnya
kandas. Berakhirnya kisah mereka diketahui karena Syahrini sakit hati
pada Bubu. Duh, kenapa?
Pemberitaan negatif seputar Bubu yang merebak belakangan membuat pelantun 'Kau yang Memilih Aku' itu sakit hati. Bubu memang sempat diterpa kabar tak sedap mulai dari identitasnya hingga foto mesranya dengan cewek lain pada Juli lalu.
"Dia (Syahrini) sakit hati juga karena nggak bener mulu berita soal Bubu," ungkap seorang sumber yang dekat dengan Syahrini, Kamis (11/10/2012).
Tak hanya sakit hati, perempuan asal Sukabumi itu juga mengaku jengah dan bosan dengan perilaku Bubu. Sang sumber menuturkan, Bubu telalu banyak berkelakuan negatif selama pacara dengan Syahrini.
"Menurut kabar mereka itu putus karena Syahrini udah jengah dan bosen, karena Bubu terlalu banyak negatifnya setelah pacaran," ungkap sumber tersebut.
Putusnya hubungan mereka disampaikan langsung oleh adik Syahrini, Aisyahrani. "Iya, mereka sudah putus," ujar Rani via ponselnya, Kamis (11/10/2012).
Pemberitaan negatif seputar Bubu yang merebak belakangan membuat pelantun 'Kau yang Memilih Aku' itu sakit hati. Bubu memang sempat diterpa kabar tak sedap mulai dari identitasnya hingga foto mesranya dengan cewek lain pada Juli lalu.
"Dia (Syahrini) sakit hati juga karena nggak bener mulu berita soal Bubu," ungkap seorang sumber yang dekat dengan Syahrini, Kamis (11/10/2012).
Tak hanya sakit hati, perempuan asal Sukabumi itu juga mengaku jengah dan bosan dengan perilaku Bubu. Sang sumber menuturkan, Bubu telalu banyak berkelakuan negatif selama pacara dengan Syahrini.
"Menurut kabar mereka itu putus karena Syahrini udah jengah dan bosen, karena Bubu terlalu banyak negatifnya setelah pacaran," ungkap sumber tersebut.
Putusnya hubungan mereka disampaikan langsung oleh adik Syahrini, Aisyahrani. "Iya, mereka sudah putus," ujar Rani via ponselnya, Kamis (11/10/2012).
Rosa Pernah Minta Angie Bongkar Keterlibatan Anas
Percakapan antara Mindo Rosalina Manulang dan Angelina Sondakh di
persidangan cukup mengejutkan. Dari percakapan keduanya itu, terkuak
bahwa Rosa pernah meminta Angie untuk membongkar keterlibatan Ketua Umum
Partai Demokrat Anas Urbaningrum.
Hal tersebut terungkap ketika Angie bertanya kepada Rosa, seputar pertemuan keduanya di rutan Pondok Bambu pada Desember 2011. Saat itu Angie menjenguk Rosa yang sedang ditahan di rutan Pondok Bambu.
"Apakah ibu Rosa masih ingat ibu bilang kepada saya, kalau mau selamat lebih baik bicara soal Anas," tanya Angie kepada Rosa di pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Jaksel, Kamis (11/10/2012).
"Iya," jawab Rosa.
Lalu pembicaraan itu disela oleh ketua Majelis Hakim Sujatmiko. Pemimpin sidang menanyakan apa maksud pertanyaan Angie itu.
Lalu Angie menjelaskan bahwa saat pertemuan itu, dirinya baru saja bertemu dengan Anas. Lalu Rosa, menurut Angie, tiba-tiba meminta kepadanya untuk menyebut nama Anas.
"Bahkan saksi (Rosa) bilang 'bikin pres conference saja, nanti saya siapkan bukti-buktinya," ujar Angie menirukan Rosa.
Dan ketika dikonfirmasi, Rosa membenarkan pernyataan Angie itu. Namun majelis hakim, jaksa maupun penasehat hukum sampai sidang usai tidak melakukan penelusuran lebih jauh mengenai apa maksud pertanyaan Rosa kepada Angie soal Anas itu.
Sedangkan Angie mengatakan dirinya tidak bisa membongkar keterlibatan Anas karena dia sama sekali tidak tahu menahu mengenai proyek wisma atlet.
"Saya wisma atlet saja tidak tahu. Bagaimana mungkin saya menyebut nama Anas, saya tidak punya dasar," ujar Angie.
Hal tersebut terungkap ketika Angie bertanya kepada Rosa, seputar pertemuan keduanya di rutan Pondok Bambu pada Desember 2011. Saat itu Angie menjenguk Rosa yang sedang ditahan di rutan Pondok Bambu.
"Apakah ibu Rosa masih ingat ibu bilang kepada saya, kalau mau selamat lebih baik bicara soal Anas," tanya Angie kepada Rosa di pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Jaksel, Kamis (11/10/2012).
"Iya," jawab Rosa.
Lalu pembicaraan itu disela oleh ketua Majelis Hakim Sujatmiko. Pemimpin sidang menanyakan apa maksud pertanyaan Angie itu.
Lalu Angie menjelaskan bahwa saat pertemuan itu, dirinya baru saja bertemu dengan Anas. Lalu Rosa, menurut Angie, tiba-tiba meminta kepadanya untuk menyebut nama Anas.
"Bahkan saksi (Rosa) bilang 'bikin pres conference saja, nanti saya siapkan bukti-buktinya," ujar Angie menirukan Rosa.
Dan ketika dikonfirmasi, Rosa membenarkan pernyataan Angie itu. Namun majelis hakim, jaksa maupun penasehat hukum sampai sidang usai tidak melakukan penelusuran lebih jauh mengenai apa maksud pertanyaan Rosa kepada Angie soal Anas itu.
Sedangkan Angie mengatakan dirinya tidak bisa membongkar keterlibatan Anas karena dia sama sekali tidak tahu menahu mengenai proyek wisma atlet.
"Saya wisma atlet saja tidak tahu. Bagaimana mungkin saya menyebut nama Anas, saya tidak punya dasar," ujar Angie.
Langganan:
Postingan (Atom)