Kamis, 11 Oktober 2012

Wakapolri: Polri Ingin Usut Tuntas Kasus Novel karena Tanggung Jawab

Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna menjelaskan alasan pihak kepolisian untuk tetap memproses dugaan penganiayaan yang dilakukan Novel Baswedan. Salah satu alasannya rasa tanggung jawab kepolisian karena ada korban yang ditembak, walau terjadi pada 2004 lalu.

"Kepolsiian ingin mengusut tuntas karena itu menjadi tanggung jawab," kata Nanan usai diskusi tentang Komisi Kejaksaan di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, Kamis (11/10/2012).

Nanan menuturkan, apa yang disampaikan Presiden SBY soal penyidikan kasus Novel sebatas pada agar pengusutannya tidak mengganggu kasus korlantas. Novel memang penyidik yang mengungkap dugaan korupsi di Korlantas.

"Ya kita lihat lagi, tapi masalahnya ada yang ditembak dan meninggal. Dan ada peluru yang bersarang di kaki," terang Nanan.

Lebih lanjut, Nanan menjelaskan, untuk pengusutan kasus ini juga sudah bergerak tim penyelidik dari lembaga lain. "Kemarin ada dari Kompolnas dan Kontras," jelasnya.

Pada Jumat (5/10) malam sejumlah penyidik Polda Bengkulu dan Polda Metro Jaya mendatangi KPK. Mereka hendak menangkap Novel atas dugaan penganiayaan pada pencuri sarang burung walet sekitar tahun 2004. Novel saat itu menjadi Kasat Reskrim di salah satu Polres di Bengkulu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar